Dahsyatnya Subhanallah.
BISMILLAHIROHMANIROHIM
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Dahsyatnya Subhanallah.
Assalamualaikum..
Pertama-tama saya ingin
bertanya pada teman-teman sekalian.
Pernahkah anda membayangkan
bagaimana kerajaan nabi Sulaiman?
Coba perhatikan doa Nabi sulaiman yang digambarkan dalam
surah Shad ayat 35 yang artinya “Ia berkata “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan
anugrahkan kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang jua pun
sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi”
Secanggih apapun teknologi maupun pengetahuan, tidak akan
pernah ada seseorang yang memiliki kekuasaan seperti kerajaan Nabi sulaiman Allaihissalam.
Diceritakan juga bahwa Keluarga
Nabi Daud Allaihissalam adalah keluarga paling kaya sepanjang sejarah, dan Nabi
Sulaiman Allaihissalam telah mewarisi kekayaan tersebut. Kalian semua pasti
sudah tahu kan kisah Nabi Sulaiman Allaihissalam
Dilain cerita dalam sebuah atsir diriwayatkan, bahwa Nabi Sulaiman
Allaihissalam pernah naik di atas kendaraanya yang besar. Tiba-tiba beliau
meilhat seorang petani sederhana yang sedang menanam sawah. Petani itu berkata,
“kerajaan sulaiman telah sedemikian besar!” Nabi sulaiman Allaihissalam lantas
mengatakan “wahai fulan, demi Allah sebuah tasbih (ucapan subhanaAllah) dalam lembar cacatan seorang mukmin adalah lebih baik dibanding apa yang
diterima oleh Sulaiman dan keluarganya, sebab apa yang diterima Sulaiman akan
lenyap, sementara tasbih akan tetap kekal”
Perhatikan baik-baik bagaiman nilai sebuah tasbh ini dalam
lembaran seorang muslim. Sudah dijelaskan dalam Al-Quran surah An Nisa ayat 103
yang artinya “maka apabila kamu telah menyelesaikan sholat(mu), ingatlah Allah
di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring”
Jika ini belum menyentuh hati kita, maka perhatikan hadist
yang menawan hati ini, Rasulullah bersabda, Allah berfirman “Aku sesuai dengan
keyakinan hamba-Ku terhadap-Ku. Aku juga bersamanya jika ia menyebut-Ku, jika
ia menyebut-Ku dalam dirinya, Aku pun akan menyebutnya dalam diri-Ku, jika ia menyebut-Ku di suatu tempat, maka aku akan menyebutnya di tempat
yang lebih baik darinya. Jika ia mendekat
kepada-Ku satu jengkal, Aku akan mendekat kepadanya satu lengan. Dan jika ia
mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berjalan
cepat (berlari). (H.R. Al-bukhori, Muslim, dan Imam Ahmad)
Dimanakah kita? Apakah kita benar-benar jauh dari mengingat
Allah? sekarang berapa jam terlewatkan begitu saja tanpa zikrullah? Coba
bandingkan dengan waktu yang akita habiskan hanya untuk menonton video di youtube, menonton drama, scrolling IG, twitter dan facebook.
---
Bq.
Komentar
Posting Komentar