Tentang Kematian

 

﷽

 Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

 

Menutup usia.

Jurnal baiq, 03 Oktober 2020

 

Assalamualaikum..

Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat wal affiat :)

          Tidak terasa sudah masuk bulan Oktober, alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk bertemu bulan Oktober lagi. Namun ada berita duka yang menyambut bulan ini, tepatnya pada hari Jumat 2 Oktober 2020 yaitu Bapak Dosen yang selama ini mengajari kami berpulang. Beliau menutup usia setelah menjalani perawatan yang cukup lama, beliau mulai dirawat sejak awal tahun lalu sekitar bulan Januari-Februari.

          Dalam tulisan kali ini, saya ingin sedikit membahas tentang “kematian” dan bagaima sosok beliau dimata saya. Baiklah... jika kita berbicara tentang kematian, maka tidak ada seorang pun yang mampu mengetahui kapan dan dimana seseorang akan menutup usia. Bahkan tidak ada ilmu pengetahuan yang mampu memprediksi kapan, dimana dan bagaimana seseorang akan mati. Hal itulah yang membuat misteri tentang kematian itu selalu menakutkan. Kematian juga tidak memandang apa pekerjaan kita, status kita dan pekerjaan kita. Kita tidak dapat menghindar dari kematian.

 

saat kamu lahir ke dunia, saat itu juga kamu telah berjanji satu hal pada kehidupan yaitu kematian.

 

          Allah berfirman dalam surah Al Jumu’ah ayat 8 yang artinya “ Katakanlah sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”

 

          Oke, balik lagi pada cerita  tentang dosen saya,  tidak ada satu pun yang menyangka bahwa beliau akan meninggalkan kami begitu cepat. Pertama kali saya mendapatkan kabar beliau, saya teringat saat-saat kami diajar oleh beliau. Beliau adalah sosok yang murah senyum dan tidak pernah sekali pun raut wajahnya menunjukkan amarah, bahkan saat marah pun beliau terlihat sangat ramah.

          Beliau adalah seorang yang tidak pernah alpha untuk menasehati kami, bahkan dalam setiap perkuliahannya selalu diselipkan cerita-cerita yang kadang hanya bapak yang mengerti, hehe. Bapak  kalau cerita kadang garing, tapi itu sih yang paling diinget dari bapak, bahkan pertemuan pertama di kelas bapak itu kami nggak dikasi tugas atau materi tapi langsung ke cerita. Usut punya usut cerita itu adalah cerita turun-temurun dari angkatan duluuuu.. waktu itu teman yang kuliah di fakultas MIPA juga pernah dicerita hal yang sama saat diajar oleh bapak.

          Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah Azzawajala,, Aamiin.


ٱلَّذِينَ إِذَ أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌۭ قَالُوا۟ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

“

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" (Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali). (Al-Baqarah 2:156)

Semoga kita senantiasa selalu mengingat kematian dan mempersiapkan bekal sebaik-baiknya sebelum menutup usia.

 

---

Bq.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

makna kemerdekaan