Mencari Kemudahan

 

﷽

 Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

 

Kemudahan yang Tak Terlihat.

Jurnal baiq, 10 Juni 2021

 

Assalamualaikum..

Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat wal affiat :)

          Tulisan ini merupakan rangkuman dan refleksi dari kajian Ust. Nouman Ali Khan yang berjudul “Kehidupan Bersama Kemudahan” link :

https://youtu.be/DYNQU453ppc

 

            Setiap diri kita tentu mempunyai masalah, tidak ada satu pun dari kita yang tidak memiliki masalah. Apalagi jika kita sudah masuk fase QLC, dan ternyata masalah yang paling sulit bukan masalah yang terjadi di luar diri kita tetapa masalah yang terjadi di dalam dada (apa yang sedang kita rasakan dan apa yang sedang kita pikirkan) apa yang terjadi dalam dada ini lebih merusak daripada apapun yang terjadi di luar. Seperti stres, depresi, insecure, sampai bahkan berujung pada putus asa, lupa pada Tuhan dan bunuh diri. Nauzubillahiminzlik.

            Ternyata saat kita ditimpa masalah, kita terlalu fokus pada masalah itu, padahal selalu ada kemudahan yang tak terlihat. Dalam ayat 6 surah al insyira, Inna berarti tentu/ pasti (menghilangkan keraguan) bahwa kemudahan itu desertai dengan kesulitan.

            “bersama kesulitan ada kemudahan” berarti kesulitan dan kemudahan itu selalu beriringan, jika ingin mendapatkan kemudahan maka harus melewati kesulitan dulu.

Sekarang ubah mindset kita saat mendapatkan kesulitan atau masalah, katakan “ya! Saya akan melalui kesulitan ini, tetapi melalui kesulitan ini saya yakin Allah akan mendatangkan kemudahan yang lain. Saya yakin, bahwa Allah pasti menciptakan kemudahan dalam hidup dan saya harus menemukan solusinya, masalahnya bisa saya lihat, solusinya saya harus mencarinya dan menemukan itu dimana”

 

            “kita harus mengalami kesulitan untuk mengalami kemudahan” begitulah rencana Allah azza wa jalla.

 

            Jangan takut dengan kesulitan yang ada di depan karena sesudah melewati kesulitan, Allah akan memberikan berbagai kemudahan. Kuncinya adalah lewati kesulitan itu dengan mencari solusi maka Allah akan memberikan kemudahan.

Bagaimana cara mencari solusi? Jawabannya adalah ada di waktu senggang kita.

Ketika kita sedang berada di waktu senggang, sibukkan diri !!

            Allah tidak ingin kita melewati kesulitan, hanya dengan meratapi nasip dan menangis. Bukan, bukan itu. Allah ingin kita menyibukkan diri.

Pertanyaan sekarang berapa banyak waktu luang yang anda dan saya habiskan untuk memikirkan tentang betapa buruknya hidup ini, duduk merenung tanpa melaukan apa pun, membiarkan pikiran kita berputar-putar dan menjadi tidak produktif.

            Perhatikan awal surah ke-5, dimulai dengan fa, yang berarti “karena itu”

“karena kita ingin kemudahan datang, kita harus lebih banyak menyibukkan diri”  yang harus kita lakukan adalah menjadi produktif. Rasulullah shallahu alaihi wassalam menyibukkan diri dengan membagi waktunya menjadi 2 hal yaitu. Yang pertama menyibukkan diri dengan mengingat Allah (ibadah) kemudian menyibukkan diri untuk membantu orang lain (membimbing, mengajar, bahkan menolong orang lain).

            Pertanyaanya adalah, apakah yang anda dan saya sudah melakukan sesuatu yang membuat Allah senang atau apakah anda dan saya sudah melakukan sesuatu  yang membawa kemudahan untuk orang lain. Ketika kita peduli dengan Allah dan ketika kita peduli dengan memberi kemudahan kepada orang lain. Maka Allah menjadi peduli dengan memberi kita kemudahan.

          Apa yang anda lakukan dengan waktumu ketika senggang? Apa yang anda lakukan ketika anda senggang akan menentukan ya atau tidaknya Allah memberikan kemudahan dalam hidup anda.

          Saat kita memiliki waktu luang, kita terbiasa untuk mementngkan diri, menghibur diri, menikmati yang lain. Yang dipikiran kita adalah, apa yang akan kita makan? Film apa yang kita akan tonton? Liburan kemana sekarang? Hanya untuk menghibur diri, memuaskan diri. Padahal hal itu akan memunculkan lebih banyak masalah.

            Mari perbaiki waktu senggang kita, sibukkan diri kita dengan mengingat Allah atau dengan membantu memudahkan orang lain. Kesulitan kita membuat kita buta pada kemudahan. Karena memang kemudahan itu tak terlihat. Kemudahan pertama yang sebenarnya kita perlukan terdapat dalam surah al insyrah ayat 1. “ kami lapangkan dadamu untukmu” yaitu, kelapangan dada.

 

 

 

 

Bq.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

makna kemerdekaan